Kisah Barong Brutuk dari Trunyan

“Mriki Tu, tiang nunas tamba. Niki tiang ngaturang lanjuran.” Dari balik tembok jaba Pura Pancering Jagat, Desa Trunyan, ibu-ibu berteriak memanggil Ratu Brutuk. Sembari memecut, Ratu Brutuk datang menghampiri ibu yang memanggilnya. Lantas ibu itu memberikan beberapa batang rokok dan sebotol air mineral. Itulah yang disebut lanjuran atau persembahan kepada Ratu Brutuk. Setelah itu, ibu… Continue reading Kisah Barong Brutuk dari Trunyan

Miskin Karena Upacara Adat, Mungkinkah?

Masalah kemiskinan terasa nyata di depan mata. Apalagi di Bali. Di balik kemewahan dan keindahan pariwisata Bali, masih banyak keluarga miskin menanti kehidupan yang lebih layak. Badan Pusat Statistik Provinsi Bali merilis profil kemiskinan di Bali Maret 2014. Berdasarkan data tersebut, jumlah penduduk miskin mencapai 185,20 ribu orang atau sebesar 4,53 persen. Hal ini menunjukkan kenaikan 0,04… Continue reading Miskin Karena Upacara Adat, Mungkinkah?

Prinsip Resiprositas dalam Tradisi Nguopin

Seluruh masyarakat Indonesia tentu mengenal istilah gotong royong. Dalam masyarakat Bali sikap gotong royong tercermin dalam tradisi Nguopin. Tradisi nguopin berarti saling membantu keluarga yang sedang mengadakan kegiatan atau upacara keagamaan. Tradisi saling membantu ini dilakukan oleh kaum wanita dalam suatu lingkungan Banjar. Bantuan yang diberikan berupa tenaga untuk membuat upakara atau banten yang akan… Continue reading Prinsip Resiprositas dalam Tradisi Nguopin